Riview Alat Kontrasepsi IUD
memiliki momongan tentu banyak yang mendambakannya ya bund, tapi bagaimana dengan ibu yang melahirkan banyak anak? meskipun melahirkan menyehatkan dalam islam, tetapi bund ini juga harus difikirin ya , karena merawat anak itu tidak seperti merawat anak itik, merawat anak itu jangka panjang ya bund, jangan sampe anak masih 6 bulan ibunya udah hamil lagi, harus sayang sama diri sendiri juga ya bund, jika jarak anak terlalu dekat susah kan ya bund membagi waktu, membagi kasih sayang, belum lagi untuk merawat diri sendiri. Jadi KB adalah salah satu cara dari pemerintah untuk mencegah kehamilan berdekatan ya bund.
Alatnya banyak ya bund, dari mulai kondom, suntik, obat, implan dan IUD, kali ini mimin mau bahas IUD, KB ke 2 yang mimin pakai, dari pengalaman pertama pemakaian KB, menurut mimin IUD yang paling cocok buat mimin, ini optional ya bund g semua ibu cocok.
Apa itu IUD ??
Efek Samping:
IUD atau KB spiral adalah alat kontrasepsi yang efektif, namun dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti nyeri, pusing, haid tidak teratur, hingga risiko infeksi dan kehamilan ektopik. Oleh karena itu, penting untuk memahami kelebihan dan kekurangannya sebelum memilih.
Setelah melahirkan anak ke 2 ini tepatnya pada tahun 2019, mimin memutuskan untuk memakai IUD, biar tidak sering bulak balik ke bidan. pemakaian IUD ini jangka panjang ya, mimin pakai yang 8 tahun, niatnya kalau anak udah 5 thn mau di lepas, tapi miminmasih takut.
untuk efek sampingnya bahkan mimin tidak merasakan apa yang mimin serch di google, malah kalau haid nyerinya sedikit berkurang, dan keluarnya dikit. itu aja sih. untuk berat badan alhamdulillah tidak bikin melebar.
Tapi jika bawa yang berat berat tentu ada rasa sakit. kadang suka kram perut tiba tiba.
Buat yang masih galau, boleh coba pakai IUD ya, aman ko dibanding obat atau suntik. pertama kali pakai KB yang suntik tetap ke bobolan.
Harganya juga terjangkau, pakai BPJS bisa ko.
Keluarga Bijak tentu pakai KB.

