menempatkan posisi partner di team
Bay The Way, Hari ini Lagi empet sama partner.Oppss tapi saya gak bakal bahas alasanya dan kronoligisnya ya tapi bakal ngebahas mengenai "menempatkan posisi partner di team " versi aku. Partner kerja dalam team itu memanglah sangat dibutuhkan tapi partner yang seperti apa ?
Ooh jelas partner yang baik, yang bisa mempelancar pekerjaan, solid,dll. ada gak ya???
kayaknya jarang deh
kebanyakan di tempat kerja terlalu mementingkan kepentingan diri sendiri, egois, bahkan ada yang carmuk . wowww
Pernah saya baca suatu artikel mengenai 10 cara membina hubungan rekan kerja di dalam team .hadeh cuman lupa penulisnya siapa ?
Ini menurut versi aku ya .. "menempatkan posisi partner di team "
1. Gotong Royong
Ahh yang ini mah anak sd juga sudah faham, bahwa di dalam team work itu harus adanya gotong royong. tapi kenapa di tempat kerja saya rasa gotong royong nya kurang, kalau diminta barulah dia mengulurkan tangannya . huhh ini orang tidak ada inisiatifnya ...
2. Jangan saling menyalahkan
ini ni yang selalu jadi bahan amarah ektika seseorang saling tuding tudingan akhirnya hubungan rekan kerja jadi agak memburuk , akibat saling menyalahkan. bolehlah kita bicara antara internal mencari kesalahannya dimana jika sudah jelas kesalahanya di siapa? yang salah meminta maaf dan memperbaiki dan yang benar jangan memperolok-olokan . berilah mereka dukungan, suppor biar mereka tidak merasa down.
3. bergegaslah ketika dapat amanah
wahh ini ni yang agak susah.kadang lupa atau kadang orang yang dapat pesan malah mengabaikanya sehingga yang diberi amanah untuk menyampaikan pesannya terkesan tidak amanah . ada yang seperti ini ?
4. Sabar
Waduhh katanya sabar orang itu ada batasnya . benarkah ?
ahh menurut aku seseorang dengan keimananya tinggi pastilah punya sifat sabar yang tinggi juga.. tidak seperti aku. hehhehe
5. Bertanggung jawab dalam tugas masing-masing
Ihh ada lho partner tanggung jawabnya kurang tebel ..
masa ?
beneran ada yang seperti ini, tapi biasanya partner ini selalu mengabaikan info dari partner yang lain mungkin dia ngerasa sama sama staf kali ya. mungkin dia tidak menerima saran teman sejawatnya .
contohnya :
A ini kok ada pendingan gantung punya kamu, ini harus segera di beresin atau gak di abtalin.
dia cuma bilang iya iya iay, dan akhirnya tidak sama sekali di kerjakan. coba kalau atasan yang nyuruh pasti langsung di kerjain ...
6. Hargai
Orang yang levelnya tertinggi adalah owner , mungkin di perusahaan yang gede apalagi go publik ada lagi yang lebih tinggi . tetapi saya ambil contoh realnya di dalam 1 divisi aja ya. Kenapa ?
karena komunikasi yang paling intens itu di dalam 1 divisi/ kelompok, selebihnya antar divisi/ kelompok
itu arrtinya seorang staff harus menghargai keberadaan manager, manager tidak harus mengerjakan pekerjaan stafnya dia hanya perlu memahami pekerjaan staffnya. untuk menghargai itu kita wajib info kalau ada masalah dalam pekerjaan, izin solat, dll (asal jangan masalah pribadi kalau tidak percaya ) wkwkwkwk
ada beberapa point yang memang agak sulit buat dilakukan point 4 salah satunya ,, saya masih belum lulus dalam hal ini ...
semoga bermanfaat !!!

0 komentar:
Posting Komentar