Yayang Mustika

Yayang  Mustika
Karyawati, dan IRT

Senin, 26 September 2022

Anak dengan Speech Delay

 Anak dengan Speech Delay

Bagi yang awam, kata ini sangat asing, pun begitu buat saya. Setelah punya anak ke 2 ini saya baru tau adanya klinik tumbuh kembang anak, speech delay, ADHD dan istilah laiinya. 

Awalnya anak saya bisa ketauan diagnosis GDD atau global developmen Delay, pada saat usia 2 tahun, semula anak saya di usia 1 tahun sudah ada 1 kata " amamam", mulanya difikir dengan sejalan waktu berjalan dia pasti nambah kosa katanya, tetapi pada saaat nginjak usia 1,5 tahun, kata kata sama sekali hilang bukan bertambah, sebagai mamak ada rasa worry, kenapa nih ko begini, cerota sana sini semua orang bilang nanti juga bicara ko, santai saja, semua itu ternyata omong kosong setelah saya lihat seminar parenting oleh dokter anak, bahwa anak usia 2 tahun sama sekali belum ada kata kata itu harus segera di bawa ke klinik tumbang. dar sini mulai cari tau apa itu klinik tumbang, bayarnya berapa, di jakarta ada dimana saja, dan woww setelah saya tau biaya yang harus saya kelaurkan jika saya ke klinik tumbah bisa jutaan. saya cari cari informasi mengenai speech delay di youtube dan ternyata bisa pakai BPJS. finally anak saya bisa ikut terapi wicara pakai bpjs. 

Mari kita cari tau apa itu speech delay? Mamak sudah mengutip dari sehatq 

Apa Itu speech Delay

Speech delay adalah salah satu jenis gangguan komunikasi yang menyebabkan anak terlambat bicara. Secara umum, arti speech delay pada anak adalah keterlambatan perkembangan dalam berbicara jika dibandingkan dengan kebanyakan anak-anak lain.

Apa saja gejala speech delay?

Mengetahui ciri-ciri anak mengalami speech delay dapat membantu Anda untuk menentukan langkah selanjutnya lebih dini. Anda perlu waspada jika sampai usia 2 bulan anak belum bersuara atau babbling atau bahkan cooing sama sekali. 

Beberapa gejala umum speech delay atau keterlambatan bicara pada anak, antara lain:

  • Tidak mengoceh
  • Tidak mampu berbicara dalam kalimat pendek
  • Kesulitan mengikuti petunjuk
  • Pengucapan atau artikulasi yang buruk
  • Kesulitan menyatukan kata-kata dalam sebuah kalimat atau terbata-bata
  • Tidak meneruskan kata-kata dari sebuah kalimat

Sementara itu, beberapa parameter berdasarkan usia yang bisa Anda amati sebagai ciri anak terlambat bicara, antara lain:

  • Usia 2 tahun: ketidakmampuan menggunakan setidaknya 25 kata.
  • Usia 2,5 tahun: ketidakmampuan menggunakan frasa dua kata unik atau kombinasi kata benda.
  • Usia 3 tahun: ketidakmampuan menggunakan setidaknya 200 kata, tidak meminta sesuatu dengan nama, ucapan sulit dimengerti, bahkan jika Anda tinggal bersama sekalipun.
  • Usia di atas 3 tahun: tidak dapat mengucapkan kata-kata yang telah dipelajari sebelumnya

Penyebab Speech Delay

Untuk penyebabnya sangat beragam, kurangnya stimulasi dari orang tua, lidah yang pendek, atau ada masalah kesehatan laiinya, untuk gadget menurut dokter yang da di RSHAB jakarta barat itu merupakan pemberat. 

Jadi jika anda punya anak di usia 1,5 atau mau jalan 2 tahun belum ada satu kata pun, tolong segera bawa ke DSA, plis jangan dengerin omong kosong.


 


0 komentar:

Posting Komentar