Baiklah....
Bulan oktober ini tepat bulan maulid nabi, bertepatan dengan musim kemarau, panas dimana mana, kekurangan air bersih.
Di jakarta sendiri, kalau sudah memasukin musim kemarau PAM sering mati mendadak dengan waktu yang lama.
Ini merugikan pelaku jasa kos kosan, karena ditinggal penghuninya yg beralih ke kos kosan yang memakai air jetpam.
Mungkin ada pelaku usaha lain nya yg mengeluhkan hal yang sama.
4 tahun lalu masih terasa di bulan yang sama setelah kelahiran anak ke 2 aku, tahun 2019 lalu, aku merasakan kemarau yg panjang, kebetulan pada saat itu aku yg lahiran anak ke dua ini tinggal di kampung suamiku, pas banget musim kemarau, air sumur surut, air kali juga surut, jadi busui ini tidak mandi, maximalnya mandi 1 x sekali sore hari mandi pakai air bekas mandi bayik, okay lah ga apa apa fikirku.
Tapi yang menjadi permasalahan nya mencuci baju anak anak apalagi bayi takut ga steril atau kotor mengingat mencuci bajunya di kali yang airnya udah surut juga. Lahaula aja gretu dalam hati semoga selalu diberikan kesehatan.
Alhamdulillah di tahun ini meskipun masih musim kemarau, di tempat ku masih ada air bersih, dan berkahnya lagi tetangga bisa merasakan air bersihnya, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yg melimpah
Amiin
Tak lupa nih, fenomena musim kemarau ini selain dampak kekurangan air, bisa mengakibatkan suatu penyakit ygy, jadi ini dia tips alakadar menghadapi musim kemarau
1. Jaga cairan tubuh, agar terhindar dari dehidrasi, minum air putih yang banyak
2. Kurangi minum yang manis, karena akan meningkatkan kehausan yg lebih
3. Jika keluar rumah pakai sunscreen spf 30, atau lotion
4. Konsumsi vitamin
5. Makan sayuran dan buah buahan
6. Jika berkendara roda 2 pakai masker
7. Selalu siram halaman rumah dengan air
8. Dan jangan lupa selalu berdoa kepada Alloh SWT agar terhindar dari penyakit, orang dzolim dan marabahaya.
Semoga bermanfaat

0 komentar:
Posting Komentar